Memilih Solusi Desain Website: WordPress vs Custom PHP

wp vs custom php

Membangun website yang bagus dan berfungsi optimal adalah kebutuhan mendasar di era digital. Terdapat berbagai macam platform dan pendekatan untuk mendesain sebuah website sesuai kebutuhan dan budget anda. Dua opsi yang kerap menjadi bahan diskusi adalah WordPress, sang raksasa manajemen konten, atau menggunakan Custom PHP , baik native php ataupun menggunakan framework seperti Codeigniter, YII, Laravel, Symfony dkk yang menawarkan fleksibilitas tinggi. Nah di Artikel kali ini Gapurahoster akan mengupas perbedaan mencolok antara keduanya, membantu Anda menentukan pendekatan yang paling cocok.

WordPress: Kemudahan dan Kekuatan Komunitas

WordPress tak bisa dipungkiri merupakan salah satu platform pembangunan website paling populer di dunia. Alasannya jelas:

  • User-friendly: Antarmuka WordPress terkenal mudah digunakan. Bahkan tanpa latar belakang pemrograman, Anda bisa membangun situs web yang menarik melalui tema, plugin, dan visual builder yang berlimpah. Anda bisa mendapatkan tema & plugin gratis dari Situs Resmi WordPress di WordPress.org atau bisa juga membeli di script marketplace seperti Codecanyon ataupun web yang bersifat individu seperti praktisidigital.com.
  • Dukungan Melimpah: Komunitas WordPress sangatlah besar. Ini berarti akses tak terbatas ke forum, tutorial, dan sumber daya online lain jika Anda membutuhkan bantuan. Bahkan di seluruh belahan dunia saat ini ada event rutin bernama WordPress Meetup yang bersifat regional ataupun WordCamp yang berskala nasional.
  • Cost-effective: Tersedia paket hosting WordPress yang terjangkau. Plus, banyak tema dan plugin gratis yang memperkaya fitur website Anda. Gaurahoster juga merupakan Salah satu layanan penyedia WordPress Hosting yang banyak digunakan oleh para developer WordPress maupun pemilik website yang mengembangkan website menggunakan WordPress di Indonesia.
  • SEO-Optimized: WordPress dibangun dengan mempertimbangkan SEO. Struktur yang baik dan berbagai plugin memudahkan situs Anda merangkak naik pada laman pencarian. Banyak plugin SEO Gratis seperti Yoast, Rankmath, All in One Seo yang bisa anda gunakan untuk mengoptimasi website anda agar tampil lebih maksimal di hasil pencarian mesin pencari.
BACA JUGA :  Cara Compress File dan Folder di DirectAdmin

Meski demikian, WordPress bukan tanpa kekurangan. Keterbatasan mulai terasa jika Anda ingin keluar dari “jalur umum”:

  • Fleksibilitas Terbatas: Walau banyak pilihan kustomisasi, mencapai rancangan yang benar-benar unik bisa jadi sulit via WordPress saja. Meskipun bisa diakali dengan Web Builder maupun Plugin tambahan kadang anda memerlukan biaya tambahan untuk membeli versi Pro dari plugin tambahan tersebut.
  • Potensi Masalah Keamanan: Popularitas WordPress membuatnya rentan jadi target peretas. Pembaruan berkala dan plugin keamanan sangatlah penting. Kadang hanya karena lalai, Website anda bisa terkena masalah malware yang menjengkelkan.
  • Performa: Situs WordPress yang tak dioptimalkan cenderung lebih lambat, terutama jika menggunakan banyak plugin atau menghandle sekian request dari banyak user yang berbeda dalam satu waktu.

Custom PHP: Fleksibilitas Maksimum, Kontrol Penuh

Pendekatan Custom PHP melibatkan pembangunan website dari awal menggunakan bahasa pemrograman PHP, baik berupa native php ataupun framework php populer yang banyak dipergunakan oleh para developer.  Ini memberi Anda kontrol penuh atas setiap aspek:

  • Fleksibilitas Tak Tertandingi: Dengan Custom PHP, langit adalah batasnya. Solusinya bisa dibentuk dengan tepat sesuai kebutuhan website Anda, baik dari segi desain maupun fungsionalitas.
  • Keamanan yang Lebih Solid: Website Custom PHP umumnya lebih aman, tidak menjadi sasaran empuk seperti instalasi WordPress yang umum. Di beberapa Framework , fitur keamanan ini sudah terinclude & dapat dipergunakan sebagai “function” , sehingga akan lebih memudahkan & mempercepat proses development.
  • Peforma Lebih Optimal: Jika dikodekan dengan efisien, website Custom PHP bisa sangat cepat. Anda tak terikat oleh potensi overhead seperti tema atau plugin tak perlu. Intinya anda hanya perlu membuat apa yang akan digunakan saja.

Namun, fleksibilitas datang dengan ongkosnya:

  • Kompleksitas Tinggi: Custom PHP membutuhkan keahlian pemrograman yang solid. Ini bukan pilihan mudah untuk pemula. Anda perlu menguasai bahasa pemrograman PHP terlebih dahulu jika ingin mendevelop website menggunakan PHP karena semuanya perlu anda lakukan secara “manual”.
  • Investasi Lebih Besar: Tidak bisa mengerjakan sendiri / tidak menguasai bahasa Pemrograman?  Sewa Web Developer / Jasa Pembuatan website saja, namun Mempekerjakan PHP developer yang kompeten tentu biayanya tidak sedikit ya!
  • Komunitas Lebih Terbatas: Dibanding WordPress, lebih sulit mendapatkan bantuan untuk custom PHP jika Anda tak punya tim developer sendiri.
BACA JUGA :  Cara Backup Web menggunakan Softaculous

Kapan Memilih Masing-Masing?

Keputusan ini bergantung pada beberapa faktor:

  • Kompleksitas Website: Untuk situs sederhana seperti blog, portofolio, atau situs perusahaan biasa, WordPress adalah opsi hebat. Namun, untuk platform e-commerce, aplikasi web, atau situs dengan fitur spesifik, Custom PHP mungkin diperlukan.
  • Kebutuhan Kustomisasi: Jika Anda menginginkan desain yang sangat unik atau fitur tidak umum, fleksibilitas Custom PHP akan jadi pembeda.
  • Anggaran: WordPress cenderung lebih ramah kantong daripada mempekerjakan developer untuk custom PHP.
  • Keahlian Teknis: Punya tim pemrograman internal? Custom PHP mungkin pas. Jika tidak, WordPress adalah pilihan yang lebih praktis.

Kesimpulan

Baik WordPress maupun Custom PHP adalah cara valid untuk membangun website. Pemilihannya tergantung pada kebutuhan spesifik Anda. WordPress bersinar dalam segi kemudahan dan biaya, sedangkan Custom PHP menawarkan fleksibilitas dan keamanan tingkat tinggi. Dengan menimbang semua faktor di atas, Anda bisa menentukan pendekatan yang paling sejalan dengan proyek website Anda.

Simak Juga Artikel Lainnya :