Tips Jitu Membangun Jaringan Reseller Bisnis Makanan Online

3 min read

Bisnis makanan online sedang menjadi tren, seiring masa pandemi seperti saat ini. Jika Anda berniat menjalankan bisnis makanan, sekarang lah saatnya. Ketika masyarakat diharuskan tetap tinggal di rumah, tawarkan produk-produk makanan Anda dengan cara menjualnya secara online.

Di sisi lain, membangun bisnis hendaklah tidak tanggung-tanggung. Jangan hanya memanfaatkan momen sesaat, tapi teruslah kembangkan kegiatan jualan Anda menjadi bisnis yang menjanjikan. Salah satu cara mengembangkan bisnis ini adalah dengan membangun jaringan reseller.

Reseller adalah orang-orang yang menjual kembali produk Anda. Dengan adanya reseller, bisnis makanan online yang Anda kelola akan lebih berkembang. Produknya akan terjual lebih banyak. Masalahnya, reseller tidak datang begitu saja. Butuh usaha untuk membentuk dan memperkuat jaringan ini. Inilah tips jitu membangun reseller, yang dapat Anda terapkan:

Persiapan Membangun Jaringan Reseller Bisnis Makanan Online

Sebelum benar-benar memiliki jaringan reseller, lakukan hal-hal ini:

Perbanyak kontak atau jaringan

Dahulu, Anda mungkin menemui tantangan yang lebih untuk memperluas jaringan pertemanan. Sebab, Anda harus terus menerus bertatap muka dahulu untuk menambah jumlah pertemanan. Namun, di era serbadigital seperti sekarang ini, Anda hanya perlu berselancar di dunia maya untuk memperluas jaringan. Perbanyaklah pertemanan Anda di media sosial. Lalu, catat nomor telepon mereka di daftar kontak. Usahakan Anda memiliki setidaknya 5.000 nomor kontak. Jangan lupa, kondisikan Anda dan mereka saling menyimpan nomor kontak. Semakin banyak pertemanan dan saling menyimpan nomor kontak, berarti Anda semakin memperluas “kolam”. Semakin besar “kolam” yang Anda ciptakan, semakin besar pula potensi adanya calon reseller yang akan bergabung.

Kenalkan produk Anda

Ya, kenalkan produk bisnis makanan online Anda pada sebanyak mungkin orang. Di era serbadigital seperti sekarang, mengenalkan produk Anda lebih mudah. Pasang saja fotonya di Facebook, Instagram, dan Twitter. Jangan lupa, berikan keterangan yang menarik pada foto produk tersebut. Hindari to the point berjualan, tetapi kenalkan produk Anda sebagai bisnis yang sedang Anda kelola. Jika langsung ada yang berminat membeli, anggaplah sebagai bonus. Langsung terang-terangan berjualan, apalagi terus menerus, akan membuat orang-orang di lingkaran pertemanan di media sosial Anda menjadi bosan. Malah, mungkin saja akhirnya memutus pertemanan. Kalau pun tetap ingin langsung berjualan, lakukan dengan cara soft selling. Semakin banyak orang yang tahu bahwa Anda punya bisnis makanan online yang dikenalkan dengan halus, semakin banyak pula peluang orang-orang yang ingin bergabung menjadi reseller.

Tawarkan bisnis makanan online pada orang-orang di sekitar

Cobalah tengok orang-orang di sekitar Anda. Adik, kakak, saudara sepupu, tetangga, teman kantor, teman komunitas, dan masih banyak lagi. Tanpa disadari, banyak orang yang bisa Anda tawarkan untuk membeli produk pada bisnis makanan online Anda. Bahkan, orang-orang tersebut sangat mungkin bersedia ikut memasarkan produk Anda atau menjadi reseller.

Perlakukan Reseller dengan Baik

Setelah jaringan reseller terbentuk, lakukan hal-hal ini untuk terus mempertahankannya:

Berikan harga dan buat peraturan khusus untuk reseller

Apa bedanya reseller dengan pembeli biasa? Pembeli biasa hanya membeli produk Anda dalam jumlah sedikit, karena biasanya produk akan dikonsumsi sendiri. Sebaliknya, reseller cenderung membeli produk dalam jumlah banyak karena akan dijual kembali. Orang-orang tertarik menjadi reseller untuk mendapatkan keuntungan. Karenanya, berikan harga khusus agar para reseller juga memperoleh keuntungan lebih. Selain itu, buatlah peraturan khusus untuk reseller. Misalnya, dengan pembelian dalam julah tertentu barulah diberikan harga khusus untuk reseller. Semakin besar keuntungan yang diperoleh reseller, semakin banyak pula orang yang ingin menjadi reseller pada bisnis makanan online Anda. Namun, Anda pun harus cermat menghitung untung ruginya. Jangan sampai bisnis Anda rugi hanya harena terlalu banyak memberikan keuntungan untuk reseller.

Berikan sharing tentang bisnis

Cara lain dalam membangun jaringan reseller pada bisnis makanan online yang Anda kelola adalah memberikan sharing tentang bisnis. Banyak reseller yang butuh ilmu untuk memasarkan produk Anda. Jadi, bantulah mereka. Berikan tips-tips memasarkan produk Anda. Ajak mereka bergabung di grup WhatsApp dan berikan pelatihan singkat. Sebagai langkah awal, berikan pelatihan secara gratis. Dari peserta yang mengikuti kelas singkat ini, diharapkan 10 persennya berhasil Anda rekrut sebagai reseller.

Siapkan materi yang menarik

Untuk menunjang sharing singkat yang Anda berikan di grup calon reseller, Anda juga harus menyiapkan materi yang menarik. Pelajari materi-materi tentang bisnis makanan online. Anda bisa mencari materi dari buku-buku tentang marketing, dari dunia maya, atau dari pengalaman orang lain. Intinya adalah jangan malas menambah pengetahuan agar Anda bisa menyebarkannya lagi kepada para calon reseller.

Bina para peserta

Setelah mengadakan sharing singkat biasanya ada beberapa orang yang tertarik menjadi reseller. Jalinlah hubungan baik dengan para reseller karena sekarang mereka adalah partner bisnis Anda. Reseller akan berperan penting dalam memajukan bisnis makanan online Anda, dan bisnis Anda pun memberikan keuntungan bagi mereka. Kumpulkan orang-orang yang sudah menjadi reseller, ke dalam grup khusus. Binalah mereka secara teratur. Berikan motivasi dan ilmu secara berkala, agar mereka terus menerus loyal menjalankan bisnis Anda.

 

Berikan reward

Pastikan Anda memberi reward kepada para reseller yang berprestasi. Misalnya, memberikan hadiah kepara reseller yang bulan ini paling banyak berbelanja produk Anda. Bisa juga memberikan bonus kepada reseller yang omzet-nya paling banyak. Siapkan hadiah yang bagus, seperti ponsel atau tiket wisata, agar para reseller lebih semangat menjual produk Anda. Lagi-lagi Anda juga harus memperhitungkan budget sebelum memberikan reward. Pastikan Anda memiliki dana khusus untuk membeli hadiah, yang tidak mengganggu dana operasional.

Konsisten

Membangun jaringan reseller untuk bisnis makanan online Anda, tidak mungkin terwujud dalam waktu singkat. Anda harus bekerja keras dan cerdas dalam melakukan langkah-langkah yang sudah disebutkan di atas, demi terbentuk jaringan reseller. Selanjutnya, Anda harus konsisten memelihara jaringan itu. Teruslah membina jaringan, dengan cara rutin memberi motivasi, sesekali memberi tips seputar marketing online, dan menjadikan mereka teman sekaligus partner bisnis.

Arahkan marketing online

Jika Anda sudah membangun jaringan reseller dengan cara online, sekarang, arahkan juga mereka menjalankan bisnis online menggunakan aplikasi marketing online. Beri saran pada mereka untuk memiliki website yang juga bisa digunakan untuk bertransaksi. Selain untuk bertransaksi, website berfungsi meningkatkan kepercayaan calon pelanggan. Maraknya penipuan bermodus perdagangan online membuat banyak orang lebih hati-hati saat bertransaksi di dunia maya. Modal utama untuk mendapatkan pelanggan adalah kepercayaan. Adanya website membuat pelanggan lebih percaya untuk membeli produk. Tidak usah bingung membuat website toko online. Pesan saja di Gapura Hoster. Anda bisa berkonsultasi dalam memilih desain dan fitur-fitur website toko online yang dibutuhkan.

Pada dasarnya, membangun jaringan reseller bisnis makanan online sama saja dengan membangun reseller pada bisnis lain. Jadi, tips-tips di atas dapat juga diterapkan pada bisnis selain makanan. Bagaimana? Siap membangun jaringan reseller?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *