Waranugraha Yogya Founder & CEO Gapurahoster. Praktisi dunia IT & hobi sharing mengenai pembahasan materi seputar Digital Marketing & Web Development.

Cara menggunakan Google Trends untuk riset produk & kata kunci

6 min read

Cara menggunakan google trends untuk riset produk & kata kunci

Cara menggunakan Google Trends untuk riset produk & kata kunci –  Riset & analisa tentang suatu hal merupakan salah satu hal yang wajib anda lakukan sebelum membangun bisnis ,membuat & mengembangkan produk ataupun membuat konten.

Data yang anda dapatkan dari proses riset ini bermafaat agar tindakan & pengambilan keputusan yang anda lakukan lebih efektif & dapat meminimalisir resiko.

Namun kadangkala ada yang menghadapi harus mulai darimana & menggunakan apa. dimana biasanya solusi yang dilakukan pada umumnya adalah bertanya pada orang lain  & terkadang justru menjadi semakin bingung karena opsi solusi yang ditawarkan banyak & berbeda – beda 🙂

Nah untungnya saat ini banyak hal dapat dicari datanya dengan mudah karena sudah banyak tools pengumpul data di luaran sana yang dapat membantu anda riset & menemukan jawaban berdasarkan data, bukan sekedar pendapat pribadi perseorangan.

Salah satu tool riset data & informasi yang lumayan banyak digunakan oleh blogger, pebisnis online & internet marketer saat ini adalah Google Trends.

Google Trends merupakan salah satu produk tools gratis dari Google yang berfungsi untuk mencari trend kata kunci yang ada di internet yang mampu memberikan data trend tentang apa yang sedang populer dari jangka waktu tertentu mulai dari tahun, bulan, hari hingga satu jam kebelakang!

Dengan begitu bagi anda blogger yang sedang bingung ingin menulis sebuah konten bisa mendapatkan ide dari sini, begitupula dengan anda yang ingin mulai berbisnis. Anda bisa mendapatkan data kira – kira produk seperti apa yang saat ini sedang dicari atau digemari oleh masyarakat.

Fungsi Google Trends

1.Mengetahui Trend Terbaru

Dengan Google Trends anda bisa mengamati perkembangan trends dari seluruh negara di dunia saat ini, perkembangan trends kata kunci tertentu hingga dapat ditelusuri daerah, kota mana yang paling potensial, menemukan saran kata kunci yang masih berelasi hingga membandingkan beberapa kunci sekaligus untuk melihat mana yang terbaik dalam satu waktu!

2.Memantau perkembangan bisnis

Dengan menggunakan Google Trends anda bisa memantau popularitas produk atau brand usaha anda, apakah mengalami kenaikan, stagnan atau justru mengalami penurunan?  produk mana yang perkembangan peminatnya meningkat / turun?

Dengan memanfaatkan hasil informasi dari Google Trends ini anda bisa segera mengambil tindakan untuk tindakan marketing berikutnya.

3.Menganalisa daerah / kota yang memiliki minat tinggi

Anda bisa mengetahui minat / ketertarikan suatu daerah atau kota mengenai suatu hal, baik produk maupun informasi tentang suatu hal lainnya. Dengan begitu anda bisa memanfaatkan hasil analisa ini untuk kebutuhan kegiatan yang anda lakukan.

4.Memilih kata kunci yang tepat

Jika anda seorang blogger, penulis ataupun content creator. Google Trends juga dapat dipergunakan untuk meriset kata kunci yang sedang ngetren & banyak dicari saat ini. Sehingga effort yang anda lakukan untuk membuat karya ataupun produk akan lebih efektif & maksimal.

 

nah agar anda tidak semakin penasaran bagaimana cara kerja Google Trends, Di artikel kali ini Gapurahoster akan membahas tentang cara menggunakan google trends beserta penjelasan istilah – istilah yang akan ditemui ketika riset, termasuk bagaimana cara membaca Grafik dari Google Trends.

Mari kita coba praktek langsung cara menggunakan Google Trends dari awal untuk melakukan riset kata kunci / produk!

 

Cara menggunakan Google Trends

1.Kunjungi Website Google Trends yang beralamat di https://trends.google.com

Anda akan diarahkan ke halaman utama website Google Trends. Secara default halaman ini akan menampilkan informasi apa yang sedang nge trend saat ini di dunia.

Nah, jika anda ingin melihat trend yang ada di Indonesia, silahkan ubah & pilih settingan negara pada bagian menu pilihan negara di pojok kanan atas web.

Cara menggunakan Google Trends
Halaman utama Google Trends

 

 

2. Masukkan kata kunci yang ingin anda riset

Misalkan anda seorang pebisnis yang ingin mencoba memastikan apakah bisnis jualan kue kering saat ini bagus atau tidak,atau seorang blogger yang ingin membuat tulisan seputar kue kering, maka anda tinggal memasukkan kata kunci “kue kering” di kolom pencarian yang tersedia.

Input kata kunci / keywords pada Google Trends
Input kata kunci / keywords pada Google Trends

 

Dari kata kunci “kue kering” yang anda masukkan tadi (point 1) , Google akan menyajikan data trends kata kunci tersebut selama kurun waktu 12 bulan / 1 tahun kebelakang secara default.

Anda bisa merubah trends tersebut berdasarkan negara ( point 2), melihat dan merubah jangka waktu menjadi hitungan sekian bulan tertentu, sekian hari tertentu, hari ini, hingga satu jam kebelakang atau per periode tanggal tertentu  ( point 3 ).

Pada bagian pilihan kategori ( point 4 ) berfungsi untuk melakukan pencarian kata kunci berdasarkan katagori yang lebih spesifik, terutama untuk kata kunci yang bermakna ganda.

Contohnya anda mencari trend kata kunci “kijang” atau “jaguar” kedua contoh kata kunci tersebut bisa mengasosiasi ke “kijang” atau “jaguar”  sebagai hewan / binatang, namun bisa juga “kijang” atau “jaguar”  sebagai merk kendaraan.

Agar hasil risetnya tidak rancu, maka pilihan kategori ini bisa dipilih sesuai yg anda kehendaki. Misal ingin mencari “kijang” atau “jaguar”  sebagai kendaraan maka kategori bisa anda setting menjadi “auto & vehicles” agar datanya lebih valid.

Berikutnya pada point 5, anda bisa memilih jenis pencarian yang dilakukan melalui apa.

Jika web search berarti data pencarian yang ditampilkan akan berasal dari pencarian Google Search.

Jika image search berarti data pencarian yang ditampilkan akan berasal dari data pencarian Google Image.

Jika Youtube search,berarti data pencarian berasal dari pencarian video di Youtube.

Lengkap bukan?  🙂

setting riset pencarian pada google trends
setting riset pencarian pada google trends

 

3. Membaca grafik Google Trends

Pada gambar dibawah ini dicontohkan kita meriset kata kunci “kue kering” dan untuk data yang ditampilkan kita setting menjadi  90 hari / 3 bulan.

Dari data ini anda bisa melihat pada bulan Maret hingga Mei trend kata kunci “kue kering” berangsur – angsur menanjak, dimana kenaikan paling terlihat sekitar bulan April 2019.

Kenaikan trend kata kunci “kue kering” ini bukan tanpa alasan, namun disebabkan karena adanya momen Ramadhan pada bulan Mei 2019 dimana selain bulan puasa biasanya banyak orang mempersiapkan kue kering untuk sajian di Hari Raya Lebaran atau bingkisan THR untuk kolega & karyawan.

Ada yang mencari bagaimana resep membuat kue kering, distributor / produsen kue kering, hingga informasi penjual kue kering.  Anda bisa menggunakan kata kunci yang lebih spesifik lagi jika ingin hasil yang lebih detail, misalnya “resep kue kering”, “distributor kue kering”, “produsen kue kering” dsb.

Setelah periode akhir Mei, kta kunci “kue kering” berangsur turun drastis. mengapa?

pada tanggal – tanggal tersebut umumnya para pencari resep & konsumen kue kering sudah mendapatkan apa yang diinginkan, mengingat beberapa hari kemudian ( 5 Juni 2019) adalah hari lebaran.
Trend ini akan berulang di tahun – tahun berikutnya dengan pola yang kurang lebih sama. Artinya, jika anda ingin membuat konten tentang kue kering atau berencana berbisnis kue kering periode waktu beberapa bulan sebelum hari raya lebaranlah waktu yang paling tepat untuk panen visitor & pelanggan.

Membaca data Grafik Google Trends
Membaca data Grafik Google Trends

 

Setelah berbicara tentang grafik & cara membacanya, sealnjutnya kita akan menganalisa pencarian dari sisi subregion / daerah.

4. Analisa Data Google Trends Berdasarkan Subregion

Pada gambar dibawah ini adalah tampilan analisa jumlah pencari kata kunci “kue kering” dilihat dari daerah pencarinya.

Pada gambar tersebut terlihat provinsi Sulawesi Tenggara adalah lokasi dengan pencarian kata kunci “kue kering” tertinggi, disusul sulawesi barat, sulawesi tengah & daerah lainnya.  Artinya peluang visitor / pelanggan bisa jadi akan berasal dari daerah – daerah ini.  Jika anda memasang iklan online, daerah ini cukup baik untuk ditargetkan sebagai target lokasi iklan.

filter interest subregion pada Google Trends
filter interest subregion pada Google Trends

 

Selanjutnya, setelah melihat dari sisi lokasi provinsi, kita bisa persempit lagi dengan menganalisa dari sisi kota. Caranya anda tinggal memilih opsi / pilihan “city” pada pilihan subregion / city seperti gambar dibawah ini.

Di Opsi Interest berdasarkan kota ini anda bisa menemukan detail lokasi pencari kata kunci “kue kering” berdasarkan kota, dimana masyarakat Kendari adalah kota yang melakukan pencarian kata kunci yang paling tinggi, disusul Pontianak, Balikpapan, Makasar, Samarinda dsb.

filter interest Google trends berdasarkan kota
filter interest Google trends berdasarkan kota

 

Note :

Pada pembahasan data diatas tentu anda bertanya – tanya maksud angka 100, 66, 59, 47 dll yang ada di Grafik ataupun Subregion ( cek gambar dibawah ini )

Penjelasan tentang relative popularity value pada google trends
Penjelasan tentang relative popularity value pada google trends

Nilai tersebut bukanlah nilai jumlah pencari namun nilai popularitas / biasa disebut dengan Relative Popularity , yang diwakili dengan nilai 0 – 100. Dimana angka 0 adalah yang terendah dan 100 adalah yang tertinggi.

Nilai tersebut didapatkan dari perbandingan antara jumlah rata-rata pencarian total bulanan di Negara yang dipilih secara menyeluruh dengan  jumlah rata-rata pencarian total bulanan kata kunci yang anda riset.

Dimana nilai keduanya bersifat dinamis, sehingga disebut dengan relative Popularity score diatas.

 

5. Related Topics & Related Queries

Di bagan informasi paling bawah anda akan menemukan 2 buah data lagi yaitu Related topics & Related Queries.

Apa perbedaannya?

Related Topics akan menampilkan topik pembahasan yang memilik kedekatan dengan kata kunci yang kita riset. Contohnya jika kata kunci yang diriset adalah “kue kering” maka related topic dapat menampilkan jenis kue tertentu, bahan baku kue dsb.

Bagaimana dengan Related Queries?

Related Queries akan menampilkan variasi kata kunci, dari kata kunci yang kita riset.

Contohnya : Kata kunci yang kita riset adalah “kue kering”, maka related queries akan menampilkan variasi kata kunci yang berkaitan dengan “kue kering” tadi. Misalnya kue kering lebaran terbaru , harga kue kering lebaran dsb.

 

Penjelasan related topics & related queries pada Google Trends
Penjelasan related topics & related queries pada Google Trends

 

Anda juga akan menemukan istilah “rising” dan “top” pada bagan related queries dan Related topics ini, nah apalagi itu?

Berdasarkan informasi dari Halaman Google Trends Support 

“Rising” pada Google Trends berarti informasi tentang topik maupun queri yang memiliki pertumbuhan volume pencarian secara signifikan pada periode waktu analisa yang anda lakukan.

sedangkan “top” berarti informasi tentang topik maupun queri yang paling banyak dicari pada periode waktu analisa yang anda lakukan.

Nilai dari Kedua informasi diatas biasanya berupa nilai relative popularity ( 0 – 100 ), Presentase atau tulisan “Breakout”.

Jika Nilai query atau topic adalah Breakout, Artinya query atau topik tersebut mengalami peningkatan lebih dari 5000%.

 

penjelasan istilah top, rising dan breakout pada google trends
penjelasan istilah top, rising dan breakout pada google trends
cara menggunakan google trends untuk riset kata kunci alternatif
cara menggunakan google trends untuk riset kata kunci alternatif

 

Kesimpulan

Analisa trend & kata kunci merupakan salah satu hal yang perlu anda lakukan jika ingin membidik pasar maupun trend suatu topik jika ingin mendapatkan hasil yang efektif dan pasti karena informasi yang anda dapatkan berasal dari data, bukan sekedar asumsi ataupun tebak – tebakan.

Google Trends merupakan salah satu tools analisa / riset data yang gratis, mudah dipelajari & digunakan untuk siapapun, baik content creator, blogger, pebisnis / pengusaha serta profesi lain yang membutuhkan analisa trend tentang sesuatu hal.

Setelah anda mengetahui Cara menggunakan Google Trends untuk riset produk & kata kunci, kini waktunya mempraktekkannya!  Silahkan tinggalkan komentar anda setelah mempraktekkan panduan ini 🙂

Waranugraha Yogya Founder & CEO Gapurahoster. Praktisi dunia IT & hobi sharing mengenai pembahasan materi seputar Digital Marketing & Web Development.

Panduan Cara Menggunakan Google Search Console

Sebagai webmaster atau pemilik web atau blog, pasti menginginkan situsnya benar-benar telah terindeks oleh mesin pencari. Bagaimana cara melihat bahwa situs kita telah benar-benar...
Waranugraha Yogya
3 min read

Panduan Cara Menggunakan Google Analytics

Ketika memiliki sebuah website, Anda mungkin membutuhkan alat untuk menganalisis perkembangan website. Data berupa jumlah pengunjung, jumlah view halaman dan lain sebagainya sangat penting...
Waranugraha Yogya
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *