Cara Jualan Online Menggunakan WhatsApp

3 min read

Salah satu cara jualan online adalah dengan memanfaatkan aplikasi WhatsApp. Seperti yang sudah Anda ketahui, saat ini WhatsApp menjadi aplikasi chatting yang paling banyak digunakan. Selama ini, banyak pelaku bisnis yang berjualan melalui WhatsApp dengan cara broadcast atau mengirim pesan ke semua kontak. Cara ini benar, tapi ada trik khususnya agar orang-orang di daftar kontak Anda tidak menganggapnya sebagai sampah.

Tidak bisa dimungkiri, WhatsApp memiliki kekuatan khusus untuk berjualan online. Hal ini sudah dibuktikan oleh para pelaku bisnis. Bahkan tidak jarang mereka hanya menggunakan aplikasi ini, tanpa menggunakan aplikasi lainnya, dan produk mereka laku keras.

Bagaimana cara jualan online dengan menggunakan WhatsApp semaksimal mungkin? Simak tipsnya berikut ini:

Perbanyak daftar kontak di WhatsApp

Kekuatan dari aplikasi WhatsApp adalah jika Anda memiliki banyak kontak yang masuk dalam daftar. Semakin banyak daftar kontak, semakin menguntungkan untuk bisnis yang sedang Anda kelola. Mengapa? Sebab, jika Anda melakukan berbagai aktivitas di aplikasi ini, semakin banyak pula orang yang melihat. Hal ini membuat peluang Anda jualan online, semakin besar. Sebagai contoh, ketika Anda membuat memperbarui status, akan semakin banyak orang yang melihat.

Buat status di WhatsApp secara rutin

Inilah status yang dimaksud di atas. Status adalah salah satu fitur yang bisa Anda manfaatkan di WhatsApp. Anda bisa mengisinya dengan informasi apapun, baik berupa produk manfaat produk atau lain yang ada hubungannya dengan produk. Bahkan Anda juga bisa membuat status tentang diri Anda sebagai pemilik bisnis yang sedang ditawarkan. Perbarui status secara rutin. Semua status yang baru dibuat, akan berada di deretan atas pada fitur status. Jadi, semakin sering memperbarui, status Anda akan semakin sering terlihat di urutan paling atas.

Jangan terlalu sering broadcast message

Seperti yang sudah dibahas di awal, broadcast message bisa dimanfaatkan untuk berjualan online. Melakukan broadcast message berarti mengirim pesan kepada semua orang yang ada di daftar kontak Anda. Anda bisa mengirim pesan berupa informasi tentang produk atau tentang bisnis Anda. Dengan begitu, semua orang akan tahu bahwa Anda memiliki produk tersebut. Broadcast message membuat peluang dalam berjualan, semakin besar.

Sayangnya broadcast message yang dilakukan terus menerus, berpotensi mengganggu orang lain. Sebab, tidak semua orang membutuhkan atau cocok dengan produk yang Anda tawarkan. Alih-alih tergiur dengan produk tersebut, nomor Anda bisa di-block agar broadcast message tersebut tidak terbaca lagi. Jika sudah begini, bisa-bisa orang justru menjadi antipati dengan bisnis Anda. Jadi, jangan terlalu sering melakukan boradcast message apalagi jika orang-orang di daftar kontak Anda tidak sesuai dengan target penjuan Anda.

Satu hal lagi, salam melakukan broadcast message jangan melulu soal menawarkan produk. Selingi dengan konten lain yang ada hubungannya dengan produk Anda. Misalnya, cara merawat panci antilengket, tips agar tanaman tumbuh subur dan terawat, atau cara mudah mengatasi kegugupan di atas panggung. Semua konten disesuaikan dengan produk pada bisnis Anda.

Interaksi dengan orang lain di grup

Perbanyaklah gabung di grup WhatsApp. Setelah itu sering-seringlah berinteraksi dengan orang-orang yang ada di grup tersebut. Jangan lupa tunjukkan produk bisnis Anda ketika berinteraksi di grup. Contohnya, katakan seperti ini, “Saya juga pernah tanaman mati semua, tapi setelah saya menanam lagi, saya pakai pupuk X. Eh, benar, sampai sekarang tanaman tumbuh subur.”

Ini contoh interaksi jika produk yang Anda jual adalah pupuk tanaman. Sesuaikan saja sharing Anda dengan produk yang dijual. Hal ini bisa menjadi cara jualan online yang ampuh.

Usahakan juga untuk cepat menjawab chat apabila chat tersebut ditujukan pada Anda. Hal ini akan meningkatkan rasa nyaman dan kepercayaan orang lain terhadap Anda dan produk yang jual.

Sharing di grup

Selain ikut berinteraksi di grup dengan cara ikut berkomunikasi, cobalah sesekali sharing dengan memberikan konten yang isinya bermanfaat. Buat satu artikel berisi tips atau saran yang ada hubungannya dengan produk yang Anda jual. Artikel ini tidak usah terlalu panjang, cukup hanya tiga atau empat paragraf, agar banyak orang yang tertarik membaca. Hindari membuat artikel panjang karena akan membuat orang malas membacanya.

Siapkan konten untuk sharing

Cara jualan online menggunakan WhatsApp tentu saja membuat Anda harus Anda niatkan betul-betul. Salah satunya adalah dengan menyiapkan konten untuk sharing seperti yang sudah diulas di atas. Siapkan artikel pendek dengan tema yang berbeda-beda, tetapi masih ada hubungannya dengan produk yang Anda tawarkan. Akan lebih baik jika grup yang Anda ikuti isinya adalah orang-orang yang memang membutuhkan produk Anda. Jadi, semakin Anda sering membagikan tips atau info, semakin banyak orang yang tertarik untuk membeli produk tersebut.

Gunakan foto produk yang berbeda

Selain menggunakan aplikasi WhatsApp sebagai salah satu cara jualan online, apakah Anda juga menggunakan aplikasi lain, seperti media sosial? Kalau ya, pasang foto produk di WhatsApp yang berbeda dengan foto-foto yang sudah Anda pasang di media sosial. Tujuannya adalah agar orang lain tidak bosan melihatnya. Tujuan lain yaitu agar orang lain melihat produk Anda dari sisi dan tampilan yang berbeda. Perlu Anda ketahui, pada setiap tampilan yang berbeda dari produk, akan tampak sisi-sisi yang menonjolkan kelebihan dari produk tersebut. Oleh karena itu, sering-seringlah memotret produk dengan angle yang berbeda dan post produk di berbagai media sosial, dengan foto yang berbeda pula.

Bina reseller dalam grup khusus

Cara jualan online menggunakan WhatsApp selanjutnya adalah dengan membina reseller. Reseller adalah orang yang membeli produk Anda untuk dijual kembali. Dengan adanya reseller, Anda akan sangat terbantu dalam meningkatkan penjualan. WhatsApp bisa dimanfaatkan untuk membina para reseller agar mereka selalu loyal dan terus menerus ikut menjual produk Anda. Jika Anda sudah memiliki beberapa reseller, kumpulkan mereka semua dalam satu wadah yaitu grup. Cara membina mereka adalah dengan memberi motivasi secara rutin, memberi tips berjualan, serta memberikan perlakukan khusus pada mereka. Perlakuan khusus ini misalnya memberikan harga lebih murah, mendahulukan reseller saat ada info penting, atau memberi bonus jika ada reseller yang mencapai target tertentu. Anda pun harus aktif di grup tersebut, agar para reseller merasa lebih dekat dan tidak diabaikan. Dengan demikian, mereka termotivasi untuk terus menjadi partner Anda dalam menjual produk.

Tawarkan produk secara langsung

Selain hal-hal yang sudah disebutkan di atas, Anda juga bisa memanfaatkan aplikasi WhatsApp untuk menawarkan produk secara langsung ke orang-orang di daftar kontak. Cara ini memang membutuhkan waktu dan tenaga lebih besar. Namun, dapat mendekati calon pelanggan dengan lebih personal. Biasanya pendekatan personal seperti ini akan jauh lebih berhasil. Sebelum menawarkan produk, Anda sudah harus membuat daftar orang-orang yang cocok untuk produk tersebut. Tawarkan hanya pada orang yang memerlukan atau menggunakan produk yang Anda jual.

 

Cara jualan online dengan menggunakan WhatsApp cenderung mudah dilakukan. Anda hanya perlu berada di rumah, koneksi internet yang cukup, lalu fokus melakukan pemasaran menggunakan aplikasi yang satu ini. Bagaimana? Sudah siap?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *